Faperta Unismuh — Program Studi Budidaya Perairan (BDP) Universitas Muhammadiyah Makassar sukses melaksanakan Praktek Lapang Terpadu pada Sabtu, 15 November 2025 di Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Kallang Bayang, Kampung Lette, RT 002 RW 004, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Kegiatan ini menjadi ajang penting bagi mahasiswa untuk memadukan teori perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan.
Mahasiswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang mencakup pengamatan kualitas air, identifikasi organisme, teknik budidaya, hingga pengenalan manajemen usaha akuakultur. Kegiatan ini dirancang untuk memberi pengalaman langsung mengenai kondisi riil di lapangan, sekaligus memperkuat keterampilan teknis mahasiswa.
Pada kesempatan tersebut, Ketua POKDAKAN Kallang Bayang, Pak Jumari, menerima rombongan mahasiswa dan dosen dengan sangat terbuka dan penuh keramahan. Beliau menyambut baik kedatangan civitas akademika BDP Unismuh di lokasi usahanya. Sepanjang kegiatan, mahasiswa dan dosen mendapatkan banyak ilmu serta berbagi pengalaman berharga tentang perjalanan empat tahun jatuh bangun mengembangkan usaha budidaya udang vaname dengan kombinasi sistem bioflok dan RAS. Kisah nyata perjuangan Pak Jumari menjadi inspirasi besar bagi mahasiswa untuk terus belajar tanpa kenal lelah agar kelak mampu sukses menjalankan usaha akuakultur secara mandiri.
Praktek lapang ini melibatkan sejumlah mata kuliah inti, yaitu: Budidaya Udang, Budidaya Sistem Bioflok, Pengelolaan Kualitas Air Akuakultur, Biologi Perikanan, Fisiologi Organisme Akuakultur, Planktonologi, Teknologi dan Manajemen Pakan Ikan, Manajemen Hatchery dan Analisis Kelayakan Usaha Akuakultur.
Kegiatan ini dibimbing langsung oleh dosen pengampu: Ir. Akmaluddin, S.Pi., M.Si., IPM., Dr. Abdul Haris, S.Pi., M.Si., Dr. Asni Anwar, S.Pi., M.Si., Dr. Ir. Murni, S.Pi., M.Si., Dr. Nur Insana Salam, S.Pi., M.Si., Dr. Ir. Harnita Agusanty, S.Pi., M.Si., IPU., Farhanah Wahyu, S.Pi., M.Si.

Menurut Ir. Akmaluddin, S.Pi., M.Si., IPM selaku Ketua Program Studi Budidaya Perairan, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk membentuk lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga terampil menghadapi tantangan nyata di lapangan. “Praktek Lapang Terpadu ini kami rancang agar mahasiswa benar-benar memahami kondisi riil dunia budidaya, mampu memecahkan masalah di lapangan, dan siap memasuki dunia kerja dengan kompetensi yang mumpuni,” ujarnya.
Dengan dukungan penuh dari POKDAKAN Kallang Bayang dan keterlibatan para dosen ahli, kegiatan ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk memperdalam wawasan, meningkatkan keterampilan lapangan, dan memahami dinamika dunia akuakultur secara langsung.
Praktek Lapang Terpadu ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi lulusan Prodi Budidaya Perairan sehingga mereka dapat berkontribusi pada pengembangan sektor perikanan yang berkelanjutan di masa mendatang.